https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Wabup Tangerang Intan Dorong Remaja Berani Lawan Perundungan

Tangerang – Kompassindonesianews.com Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah meminta para remaja tidak tinggal diam ketika melihat teman seusianya mengalami perundungan maupun kesulitan. Menurutnya, menjadi remaja hebat bukan hanya soal berprestasi, tetapi juga berani bersuara, peduli dan mampu membantu orang lain untuk tumbuh bersama.

Pesan tersebut disampaikan Intan saat membuka Jambore Ajang Kreativitas Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) se-Kabupaten Tangerang Tahun 2026 di Aula Gedung Diklat Kitri Bhakti, Curug, Kamis (8/10/2026).

Dalam sambutannya, Intan menegaskan keikutsertaan para remaja dalam jambore bukan sekadar mengikuti perlombaan atau menghabiskan waktu bersama teman. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses membentuk karakter, mental, kemandirian dan spiritual generasi muda.

“Kalian hadir sebagai bagian dari generasi yang sedang dipersiapkan untuk menjadi kekuatan besar Kabupaten Tangerang dan Indonesia di masa depan. Karena Indonesia yang bersinar tidak mungkin dibangun hanya oleh orang dewasa,” ujar Intan.

Ia mengatakan tema “Remaja Sadar, Indonesia Bersinar” sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.

Menurutnya, Kabupaten Tangerang dan Indonesia yang bersinar harus dipersiapkan sejak dini melalui generasi muda yang memiliki kesadaran terhadap dirinya, potensi yang dimiliki, lingkungan sekitar hingga setiap keputusan yang dibuat.

Intan mengingatkan, setiap pilihan yang diambil remaja hari ini dapat menentukan masa depan mereka.

“Jambore ini menjadi kesempatan bagi kalian untuk belajar tentang kepemimpinan, kerja sama, kemandirian, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.

Ia berharap para peserta tidak hanya mengejar piala dalam kegiatan tersebut. Pengalaman, keberanian, persahabatan dan nilai-nilai positif yang diperoleh selama jambore dinilai jauh lebih penting.

“Saya ingin kalian pulang membawa sesuatu yang jauh lebih berharga daripada piala, bawalah pengalaman, persahabatan, keberanian dan nilai-nilai baik yang kalian dapatkan selama mengikuti jambore ini,” tandasnya.

Intan juga menekankan agar PIK-R tidak berhenti sebagai wadah komunitas remaja. Menurutnya, PIK-R harus mampu menjadi ruang aman bagi para remaja untuk berbicara, berdiskusi, bertanya hingga saling memberikan dukungan.

“Jambore PIK-R ini harus menjadi ruang aman bagi remaja untuk belajar, berdiskusi, bertanya, saling menguatkan, saling mendukung dan saling mengingatkan teman seusianya,” ungkapnya.

Lebih jauh, Intan secara khusus meminta para peserta berani mengambil sikap ketika menemukan kasus perundungan atau teman yang sedang menghadapi masalah.

Ia mengingatkan agar remaja tidak justru menjauhkan atau menghakimi teman yang sedang kehilangan arah maupun mengalami kesulitan.

“Menjadi hebat adalah ketika kita bisa membantu orang lain untuk ikut bertumbuh. Ketika ada teman yang sedang mengalami kesulitan atau perundungan, jangan dijauhi, ketika ada teman yang kehilangan arah, jangan dihakimi, ketika ada teman yang memiliki potensi, jangan merasa tersaingi, justru rangkul, dukung, dan tumbuh bersama,” tutup Intan.

Penulis: Rudy

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *