Lampung Timur| Kompassindonesianews – A. Zohirri ZA, S.Pd., dikenal sebagai salah satu tokoh pers di Kabupaten Lampung Timur yang memiliki pengalaman panjang di dunia jurnalistik dan organisasi. Berbekal pengalaman sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Timur serta pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Lampung Timur dan sekaligus memangku jabatan strategis Wakil Ketua Komisi III, ia kini mengemban amanah sebagai Ketua Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Lampung Timur periode 2025–2030.
Sosok yang akrab disapa Ayah Zohirri ini dikenal memiliki relasi luas di berbagai kalangan, mulai dari insan pers, pemerintahan, hingga masyarakat. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam menjalankan perannya sebagai pemimpin organisasi wartawan, sekaligus mendorong kontribusi pers bagi kemajuan daerah.
Bagi Zohirri, amanah memimpin IWO Lampung Timur bukan sekadar jabatan organisasi. Lebih dari itu, posisi tersebut menjadi kesempatan untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat serta membangun hubungan yang konstruktif antara insan pers, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan.
Pengalaman panjang di dunia jurnalistik dan legislatif memberinya perspektif mengenai pentingnya komunikasi publik, keterbukaan informasi, serta peran masyarakat dalam proses pembangunan.
Menurut pandangan Zohirri, pers tidak seharusnya hanya dipahami sebagai sarana untuk menulis berita dan menyampaikan informasi. Pers juga memiliki tanggung jawab sosial untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pemerintah, sekaligus memastikan informasi mengenai kebijakan dan program pembangunan dapat diketahui publik secara luas.
*Pers sebagai Jembatan Masyarakat dan Pemerintah*
Dalam menjalankan fungsi tersebut, pers memiliki peran strategis untuk menyampaikan aspirasi warga, mengawal kebijakan publik, serta mendorong terciptanya pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Zohirri berharap, melalui IWO Lampung Timur, para wartawan dapat terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, serta menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Menurut dia, hubungan yang baik antara pers, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat perlu dibangun tanpa menghilangkan independensi jurnalistik. Pers harus tetap menjalankan fungsi kontrol sosial, sekaligus menjadi ruang komunikasi yang sehat untuk menyampaikan potensi, tantangan, dan peluang pembangunan daerah.
Peran tersebut dinilai penting bagi Kabupaten Lampung Timur yang memiliki berbagai potensi untuk dikembangkan, baik di sektor pertanian, perdagangan, usaha masyarakat, maupun bidang lainnya.
Publikasi yang informatif dan berbasis fakta dapat membantu memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas, termasuk calon investor. Dengan demikian, informasi yang disampaikan pers diharapkan mampu membuka peluang kerja sama dan investasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.
Namun, upaya menarik investasi juga membutuhkan dukungan kebijakan yang jelas, kepastian usaha, infrastruktur memadai, serta iklim investasi yang kondusif. Dalam konteks ini, pers dapat berkontribusi melalui penyebaran informasi yang akurat dan pemberitaan yang memberikan gambaran objektif mengenai kondisi serta peluang daerah.
*Pengalaman Organisasi sebagai Modal Pengabdian*
Perjalanan Zohirri di dunia pers dan politik menjadi bagian dari pengalaman yang kini dibawanya dalam memimpin IWO Lampung Timur.
Saat pernah memimpin PWI Lampung Timur, ia berada dalam lingkungan organisasi profesi yang berkaitan langsung dengan pengembangan kapasitas wartawan dan kehidupan jurnalistik daerah. Sementara itu, pengalamannya sebagai anggota DPRD Kabupaten Lampung Timur, termasuk ketika menjabat Wakil Ketua Komisi III, memberinya pengalaman dalam ranah legislatif dan hubungan kelembagaan pemerintahan.
Kedua pengalaman tersebut menjadi bekal untuk memahami pentingnya membangun komunikasi yang efektif antara lembaga, masyarakat, dan insan pers.
Meski demikian, tantangan kepemimpinan organisasi wartawan saat ini tidak hanya berkaitan dengan perluasan jaringan. Perkembangan teknologi digital juga menuntut wartawan untuk semakin cermat memverifikasi informasi, menghindari penyebaran berita bohong, serta menjaga etika jurnalistik di tengah derasnya arus informasi.
Karena itu, penguatan profesionalisme wartawan, peningkatan kualitas pemberitaan, dan perlindungan terhadap kemerdekaan pers menjadi aspek penting dalam membangun organisasi yang sehat dan dipercaya masyarakat.
*Mengabdi untuk Lampung Timur*
Dengan amanah sebagai Ketua PD IWO Lampung Timur periode 2025–2030, Zohirri berharap dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan berkontribusi terhadap pembangunan Kabupaten Lampung Timur yang dikenal dengan semboyan Bumei Tuwah Bepadan.
Baginya, kemajuan daerah membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah memiliki tanggung jawab dalam merumuskan dan menjalankan kebijakan, masyarakat berperan menyampaikan aspirasi sekaligus ikut berpartisipasi dalam pembangunan, sedangkan pers berfungsi menyampaikan informasi, mengawasi jalannya pemerintahan, dan mempertemukan berbagai kepentingan melalui pemberitaan yang bertanggung jawab.
Kolaborasi tersebut perlu dibangun atas dasar keterbukaan, kepercayaan, dan penghormatan terhadap peran masing-masing pihak.
Harapannya, IWO Lampung Timur dapat menjadi wadah bagi wartawan untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat solidaritas profesi, serta menghadirkan karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga edukatif dan mendorong partisipasi publik.
Pada akhirnya, keberhasilan pers bukan semata-mata diukur dari banyaknya berita yang dipublikasikan, melainkan juga dari kualitas informasi, keberanian menjalankan fungsi kontrol sosial, dan manfaat yang dirasakan masyarakat.
Dengan pengalaman organisasi pers dan legislatif yang dimilikinya, Zohirri berharap dapat terus mengambil bagian dalam perjalanan pembangunan Lampung Timur, sekaligus mendorong pers yang profesional, independen, dan berpihak pada kepentingan publik.
#Andi Selagai/ Tim















