https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Cuaca Ekstrem Melanda Selat Bengkalis, KLM Prima Setia Karam Saat Angkut Sembako

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

BENGKALISKompassindonesianews.com – Cuaca ekstrem yang melanda perairan Selat Bengkalis kembali memakan korban. Kapal Layar Motor (KLM) Prima Setia GT 170 yang mengangkut sembako rute Tanjung Balai Asahan–Selat Panjang kabupaten kepulauan meranti dilaporkan karam setelah dihantam gelombang tinggi dan angin kencang, Jumat (23/1/2026) dini hari.

Kapal tersebut kandas sebelum akhirnya tenggelam di sekitar perairan Desa Tenggayun–Pantai Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis.

Dalam insiden ini, seluruh anak buah kapal (ABK) yang berjumlah tujuh orang berhasil menyelamatkan diri dan tidak terdapat korban jiwa.

Berdasarkan informasi di lapangan, kondisi cuaca mulai memburuk sejak Kamis malam. Gelombang tinggi dan angin kencang membuat kapal tidak mampu melanjutkan pelayaran hingga akhirnya terdampar dan mengalami kerusakan berat.

Sebagian muatan kapal berupa sembako dan barang kebutuhan pokok hanyut ke laut dan terdampar di pesisir pantai. Warga setempat turut mengamankan muatan yang terbawa arus ke daratan.

Kabag Ops SAR Bengkalis, Johan, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa tim SAR gabungan dari TNI AL, Basarnas, Kepolisian, serta nelayan setempat telah melakukan evakuasi dan pengamanan di lokasi kejadian.

Saat ini, bangkai kapal KLM Prima Setia masih berada di sekitar perairan Pantai Sepahat. Pihak berwenang bersama pemilik kapal masih melakukan koordinasi untuk penanganan lanjutan serta memastikan keselamatan jalur pelayaran di Selat Bengkalis.

Penulis Harry

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *