BENGKALIS – Kompassindonesianews.com – Memasuki H+4 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, arus mudik di Pelabuhan Roro Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis, kembali diwarnai antrean panjang kendaraan, Selasa (24/03/2026). Lonjakan volume penumpang dan kendaraan menyebabkan kemacetan yang mengular hingga ke luar area pelabuhan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean didominasi kendaraan roda dua yang memadati jalur masuk pelabuhan hingga ke pintu keberangkatan kapal. Kondisi ini membuat para pemudik harus menunggu berjam-jam di bawah terik matahari.
Salah seorang penumpang mengaku telah mengantre sejak pukul 10.00 WIB, namun hingga pukul 14.30 WIB belum juga mendapatkan giliran untuk naik ke kapal.
“Saya sudah mengantri dari pagi, tapi sampai sekarang belum berangkat. Panas pula. Setiap tahun kondisinya seperti ini terus,” ujarnya dengan nada kesal. Ia juga mengaku terpaksa menunda perjalanan ke Pekanbaru demi menghindari risiko berkendara malam hari bersama keluarga.
Keluhan serupa disampaikan penumpang lainnya yang merasa kondisi ini terus berulang setiap musim Lebaran tanpa adanya solusi nyata.
“Setiap tahun pasti begini. Kami jadi bertanya-tanya, apakah tidak ada langkah yang bisa mengatasi kemacetan ini? Capek juga kalau terus begini,” ungkapnya.
Para pemudik berharap adanya upaya konkret dari pihak terkait untuk mengurai antrean, termasuk perbaikan sistem pelayanan dan manajemen keberangkatan kapal. Meski disebutkan terdapat lima armada kapal Roro yang beroperasi, namun kondisi di lapangan dinilai belum mampu mengatasi lonjakan penumpang secara optimal.
Masyarakat pun berharap ke depan ada evaluasi menyeluruh agar permasalahan klasik ini tidak kembali terulang setiap momentum mudik Lebaran, sehingga perjalanan dapat berlangsung lebih nyaman, aman, dan tertib.
Penulis Harry














