https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Penataan Kawasan Kumuh di Tomok, Bupati dan Wabup Samosir Pastikan Pekerjaan Berjalan Tepat Waktu

Samosir, Kompassindonesianews.Com Perubahan wajah permukiman mulai terlihat di sejumlah titik Desa Tomok dan Tomok Parsaoran, Kecamatan Simanindo. Jalan lingkungan yang sebelumnya belum tertata kini mulai dikerjakan, berdampingan dengan pembangunan infrastruktur pendukung yang diharapkan membuat kawasan permukiman menjadi lebih nyaman dan layak bagi masyarakat.

Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk melakukan monitoring langsung pelaksanaan kegiatan penanganan permukiman kawasan kumuh di kedua desa tersebut, Rabu (28/10/2026).

Penataan kawasan kumuh di Kabupaten Samosir mencakup 25 perkampungan yang berada di Desa Tomok dan Tomok Parsaoran. Program ini merupakan bagian dari sinergi Pemerintah Kabupaten Samosir dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dalam mendorong terciptanya lingkungan permukiman yang lebih tertata, aman dan layak huni.

Di lokasi, Bupati dan Wabup melihat langsung sejumlah pekerjaan yang sedang berlangsung. Pemasangan paving block, pembangunan tembok penahan tanah (TPT), pembuatan plat duiker, pengecoran rabat beton serta pekerjaan pendukung lainnya tampak dikerjakan di sejumlah titik kawasan permukiman.

Penataan kawasan kumuh kata Vandiko tidak semata-mata berbicara tentang pembangunan fisik saja. Perbaikan lingkungan permukiman juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama melalui tersedianya lingkungan yang lebih tertata dan memiliki akses infrastruktur yang lebih baik.

“Penataan kawasan ini bukan hanya soal memperbaiki jalan atau membangun infrastruktur, tetapi bagaimana masyarakat nantinya dapat tinggal di lingkungan yang lebih tertata, aman dan nyaman. Karena itu, kita ingin memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana dan dapat diselesaikan tepat waktu,” ujar Vandiko.

Selain penataan infrastruktur kawasan, Kementerian PKP juga melaksanakan program renovasi atau bedah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penataan kawasan, sehingga perbaikan tidak hanya dilakukan pada lingkungan permukiman, tetapi juga menyentuh kondisi rumah warga.

Vandiko berharap seluruh pihak, baik pelaksana kegiatan maupun masyarakat, dapat menjaga sinergi selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, dukungan masyarakat sangat penting agar pekerjaan dapat berjalan lancar dan hasil pembangunan nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Kita berharap masyarakat mendukung dan ikut menjaga proses pembangunan ini. Kalau pembangunan lingkungan berjalan baik dan rumah-rumah warga juga semakin layak, tentu manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Kita ingin pembangunan ini benar-benar memberikan perubahan bagi kawasan dan warga yang tinggal di dalamnya,” katanya.

Monitoring tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan dan upaya Pemerintah Kabupaten Samosir memastikan program penataan kawasan berjalan sesuai target. Dengan sinergi pemerintah pusat dan daerah serta dukungan masyarakat, kawasan permukiman di Tomok dan Tomok Parsaoran diharapkan perlahan berubah menjadi lingkungan yang lebih tertata, layak huni dan mendukung aktivitas masyarakat.

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *