https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Penanggulangan Titik Api (Hot Spot) Tandan Kosong (Tangkos) PT.SDK 1 KSP Agro Batu Buil Kecamatan Belimbing Melawi

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kompassindonesianews.com

Melawi Kalbar
PT.SDK 1 / KSP AGRO Desa Batu Buil Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi melaksanakan penanggulangan Titik api (Hot Spot) pada tumpukan tandan kosong kelapa sawit
Kegiatan pemadaman titik api di tumpukan tandan kosong kelapa sawit rutin dan sering dilaksanakan oleh tim Karhutla Perusahaan demi untuk mencegah terjadi nya kebakaran lahan dan kenyamanan  serta keamanan perkebunan menjaga rutinitas dan aktifitas baik petenai maupun masyarakat yang sering melawati area tersebut.
Jumat,(17/02/23).

Tidak diketahui sumber titik api (Hot Spot) tersebut berasal dari mana namun dari keterangan Team Karhutla Managamen Perusahaan yang berada di lapangan sumber api biasa dari oknum yang tidak bertanggung jawab saat menghidupkan rokok membuang puntung rokok sembarangan, apa lagi di saat musim kemarau sebab tandan kosong yang kering sangat mudah terbakar.

Este Manager PT. SDK 1 / KSP Agro
Alexander Hendrik menyampaikan kepada media bahwa,
“Perusahaan memiliki aturan dan larangan untuk membakar Tangkos tersebut sebab dapat menimbulkan dampak kebakaran, titik api (Hot Spot) dan kumpulan asap tebal yang dapat menggangu aktifitas kinerja perusahaan serta masyarakat yang berdomisili di sekitarnya wilayah perusahaan, jika ditemukan atau di dapat oknum yang mengakibatkan titik api (hot spot) akan di tindak dengan tegas sesuai aturan dan perundang undangan yang berlaku,serta dapat di dilaporkan ke pihak yang berwajib dan di pidanakan.”Tegasnya.

Alexander Hendrik juga mengatakan
“Pemanfaatan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) atau tankos menjadi pupuk untuk kelapa sawit itu sendiri,
Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) adalah limbah yang didapatkan oleh Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang lalu dimanfaatkan untuk pupuk kelapa sawit sebagai salah satu cara untuk menanggulanggi limbah padat berupa TKKS yang dihasilkan oleh PKS serta juga untuk meminimalisir penggunaan pupuk kimia untuk kelapa sawit.” Terangnya.

(Jon Lendri)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *