https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Diduga Oknum yang Mengaku Citata Kecamatan Tanjung Priok Terima Uang. Agar Bangunannya Tidak di Bongkar

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

JAKARTA, KompassIndonesiaNews.com Maraknya bangunan yang melanggar aturan terus terjadi di Jakarta. Seperti bangunan yang terletak di Jl. Muara Bahari Raya No. 7D Kel. Sunter Agung Kec. Tanjung Priok Jakarta Utara.

Pantauan wartawan di lokasi menemukan bahwa bangunan ini mempunyai ijin membangun 3 lantai dengan penggunaan perdagangan.

Sementara, melihat konstruksi bangunan yang sedang di kerjakan, terlihat ada 5 unit kios dan 5 unit kos-kosan di lantai 1. Di lantai 2 terlihat 15 unit kos-kosan.

Terlebih lagi, bangunan inj juga melanggar Koefisien Dasar Bangunan (KDB), Koefisien Daerah Hijau dan Garis Sempadan Bangunan.

KDB bangunan diketahui hanya 60% dari luas tanah. Tetapi semua pembangunan kios dan kos-kosan ini menghabiskan semua lahan. Selain itu, jarak bebas bangunan juga ditabrak tanpa mengindahkan aturan.

Warga pemilik rumah di belakang bangunan juga mengeluhkan pekerjaan ini. Terlihat tembok rumah retak-retak dan rak gantung jatuh terimbas pekerjaan bangunan.

“Tembok rumah saya retak-retak, keramik pecah dan rak gantung kitchen set saya rubuh karena kerjaan tukang mereka. Ketika saya komplain, Koh Amen kasih ganti hanya Rp 800 rb saja. Uang itu gak cukup buat perbaiki tembok dan ganti rak gantung,” paparnya.

Pemilik bangunan Tjen Kiun Men ketika di temui mengatakan bahwa bangunan ini hanya di kerjakan 2 lantai dan telah memberikan uang sebesar Rp. 70 juta kepada Oknum yang Mengaku petugas kecamatan melalui mandor.

“Saya sudah kasih uang Rp. 70 juta ke orang kecamatan. Uangnya diberikan ke mandor. Mandor yang kasih ke orang kecamatan,” paparnya ketika di temui di rumahnya.

Ditemuii Kasie Citata Kecamatan Tanjung Priok Priok di Kantornya kata stafnya sedang keluar.

Penulis : Jems

Editor : Redaksi

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *