https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kepala Dinas DP3AP2 DIY, Menerima Kunjungan Kerja Pengurus DPD IWO-I

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten Sleman. Kompassindonesianews.com Pasca Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1445 H 2024, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) Kabupaten Sleman bersama mitranya melakukan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY pada hari Kamis tanggal 18 April 2024.

” Kunjungan kerja DPD IWO-I Sleman kali ini, diterima lansung oleh Kepala Dinas DP3AP2 DIY Erlina Hidayati Sumardi, S.Ip,M.M dan jajaranya.”Kunjungan kerja ini, dipimpin langsung oleh Ketua DPD IWO-I Kabupaten Sleman, Yupiter Ome beserta pengurus,Ketua DPW MUKI DIY Albert Yusuf Lengke, M.Th, Ketua Umum DPP Kawal Indonesia Ps Sarlin Mataheru,M.Th, Ketua Yayasan Kiwari Supriadi dan Ketua HIPMI Peduli Sleman Joko Suwanti.

” Ketua DPD IWO-I Kabupaten Sleman, Yupiter Ome menjelaskan tujuan kunjungan kerja kali ini adalah untuk menjalin kemitraan sinergitas dan berkolaborasi serta menjadi media partner dengan Dinas DP3AP2 DIY untuk bersama – sama membangun gerakan anti kekerasan terhadap perempuan dan anak serta upaya bersama meminimalisasi bentuk kekerasan lainnya di DIY dan sekitarnya.

” Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas DP3AP2 DIY Erlina Hidayati Sumardi menyambut dengan baik.” Ia mengatakan, perempuan dan anak merupakan kelompok yang sangat rentan mengalami tidak kekerasan yang dialami oleh mereka dan itu merupakan salah satu pelanggaran hak asasi manusia jelasnya.

” Kepala Dinas menyebut, kantor kami ini terbuka 24 jam dan 7 hari kerja tanpa hari libur.” Kami juga didukung oleh tenaga petugas kami yang sudah profesional dibidangnya baik psikologi dan psikolog untuk menerima adanya aduan, konsultasi, konseling, curhatan baik anak, perempuan atau keluarga yang ada bermasalah dan termasuk juga laki – laki terangnya.

” Erlina juga menjelaskan semua permasalahan yang terjadi dalam masyarakat yang timbul di permukaan berawal dari keluarga, jadi sebetulnya bila keluarga membangun hubungan yang sudah terencana maka ketahanan hubungan keluarga dapat tercapai.” Baik suami,istri dan anak – anak atau keluarga tambahan orang tua atau kerabat keluarga terdekat terjaga hubungan yang baik maka kami pastikan tidak ada masalah yang berlarut – larut.” Coba kita liat banyak kasus terjadi dalam masyarakat adalah anak yang kurang terasuh dengan baik, dari masa kecilnya akan bermasalah setelah dewasa juga akan menimbulkan masalah bagi orang lain atau di keluarga itu sendiri tutur Erlina.

” Erlina berpesan, jangan pernah menjadi pelaku kekerasan dalam bentuk apapun.” Mari sama – sama kita menyuarakan kebaikan sifat warga DIY, yang benar – benar menjadi Istimewa, saling menghargai,toleransi,menjunjung tinggi nilai etika,moral,norma budaya yang berlaku dalam masyarakat.

” Kami di DP3AP2 DIY ini, telah melakukan inovasi sosialisasi program lintas sektor dan wilayah dengan berbagai saluran komunikasi yang ada,baik kegiatan tatap muka,melalui vidio coll dan aplikasi informasi lainnya dengan satu tujuan masyarakat terlayanni secara maksimal tutupnya.

” Selanjutnya acara dilanjutkan dengan berbagi pengalaman dan program dari semua peserta termasuk dari DPW MUKI DIY, yang membidangi perempuan dan anak.” Ia mendorong untuk berkolaborasi dengan Dinas DP3AP2 DIY, DPP Kawal Indonesia selama ini, sudah menjalin kemitraan dan program kegiatan bersama DP3AP2 dan akan dilanjutkan di pertemuan akan datang.” Hal serupa juga disampaikan oleh Yayasan Kiwari, Yayasan Kiwari terbuka untuk menjadi mitra dalam sosialisasi program – program baik untuk program peduli dan ramah anak serta program pendampingan lansia produktif.

” Sedangkan HIPMI Peduli Sleman dan IWO-I DPD Sleman sepakat berbagi informasi terhadap perlindungan terhadap perempuan dan anak, karena kekerasan dalam bentuk apapun akan membawa dampak buruk terhadap korbanya yang mengakibatkan menurunnya kualitas hidup seseorang atau generasi akan datang dan IWO-I DPD Sleman akan terus menyuarakan Yogyakarta tetap Istimewa tanpa ada kekerasan terhadap siapapun.

” Pertemuan ini telah disepakati, adanya pertemuan rutin setiap bulan dengan membahas topik -topik yang sedang menjadi trend dalam masyarakat.” Selain itu akan dijadwalkan kunjungan ke sentral UMKM binaan dari DP3AP2 DIY yang tersebar di berbagai tempat dan sekaligus sosialisasi program – program anti kekerasan terhadap perempuan dan anak di Desa – desa di seluruh Kabupaten/Kota se – DIY.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *