https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Cegah Stunting Pekon Tugu Mulya Kecamatan Kebun Tebu Memberikan Makanan Tambahan (PMT) Untuk Balita

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Lampung Barat, komassindonesianews.com. Pekon Tugu Mulya, Selasa 14/05/2024, laksanakan cegah Stunting, bertempat di Aula Kantor Balai Pekon Tugu Mulya sebanyak 16 balita yang terindikasi stunting, mengikuti Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang akan berlangsung selama 90 hari. Harapan dari Pemerintah Pekon Tugu Mulya, dengan adanya program PMT ini yaitu adanya peningkatan gizi dan secara fisik khususnya pertumbuhan tinggi badan.

Dalam penyelenggaraan percepatan penurunan stunting, Kader Posyandu Pekon Tugu Mulya melakukan pemantauan terhadap anak balita dan memastikan mendapatkan asi eksklusif, imunisasi lengkap, Vitamin, Makanan Tambahan setelah umur lebih 6 bulan serta mengikutsertakan dan mendampingi tumbuh kembang anak secara optimal.

Pemberian Makanan Tambahan (PMT) adalah kegiatan pemberian makanan untuk bayi dan balita guna melengkapi kebutuhan gizi anak agar mencapai berat badan sesuai usianya. Pemberian Makanan Tambahan ini menggencarkan asupan protein hewani untuk mencegah stunting tersebut.

Hadir dalam acara, Pj. Peratin Pekon Tugu Mulya, Distomi, SP, Camat Kebun Tebu, Ernawati, S.E, Bidan Desa, Siti Julaeha, S.Tr, Keb, dan para Ibu-ibu.

Pj. Peratin Pekon Tugu Mulya, Distomi, SP mengatakan, bantuan PMT itu sebagai wujud kepedulian pemerintah Pekon Tugu Mulya dalam membantu pemenuhan dan keseimbangan gizi balita, sehingga dapat mencegah adanya masalah stunting pada balita.

Ernawati dalam kesempatan ini menambahkan, dengan diberikannya makanan tambahan kepada anak-anak, diharapkan akan ada peningkatan gizi kepada anak Balita, ujarnya.

“Kita memberikan makanan berupa susu, biskuit, kacang ijo, tempe, tahu, telor, daging ayam, sereal dan lainnya pada anak balita untuk memenuhi gizi anak,” tambahnya.

Sementara itu kader stunting, Siti Julaeha berharap, dengan diberikannya bantuan ini, angka stanting di Kabupatan Lampung Barat khususnya di Pekon Tugu Mulya, Kecamatan Kebun Tebu .

Siti Julaeha mengatakan, makanan tambahan untuk balita itu dapat diberikan sekali dalam satu hari selama 90 hari berturut-turut atau 3 bulan.

“Mencegah stunting itu penting. Karena masalah kurang gizi merupakan salah satu faktor penyebab kematian bayi,” pungkasnya.

(Sahmin)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *