https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Berita  

Demi Mendukung Pangan Nasional, Kapolda DIY Tinjau Lahan Riset Pola Tanam Baru di Mayudan

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten Sleman – Kompassindonesianews.com Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K,.M.M, bersama rombongan pejabat utama Polda DIY, mengunjungi wilayah Kecamatan Mayudan, Kabupaten Sleman, DIY pada Jumat 3 Januari 2024. Kedatangan Kapolda dan rombongan ini, bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan kelompok tani sekaligus meninjau lahan riset pola tanam baru dengan metode Tanam Benih Lansung (Tabela).

” Acara dimulai di Gedung Makam Mang Engking Minggir, Kabupaten Sleman, DIY, sekaligus berdiskusi bersama para petani dan pakar.

Turut hadir dalam giat tersebut yakni, Profesor Irham, dari Fakultas Pertanian UGM serta perwakilan dari PT.Inastek perusahaan yang bergerak di bidang teknologi pertanian. Selanjutnya rombongan bergerak menuju lahan pertanian di Kalurahan Sumberrahayu, Kecamatan Mayudan, Kabupaten Sleman.

Kedatangan orang nomor satu di Polda DIY ini, bertujuan untuk mengecek lansung saluran irigasi dan melihat lansung implementasi pola tanam baru.” Kegiatan ini, merupakan wujud sinergi antara Kepolisian, akademisi, dan pelaku usaha dengan masyarakat tani demi mendukung ketahanan pangan nasional.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Nugroho Arianto, S.I.K,.M.H, mengatakan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memajukan pertanian di Kabupaten Sleman dan DIY khususnya.

Ia, menyebut inovasi seperti pola tanam lansung ini, sangat potensial untuk meningkatkan hasil pertanian,” jelasnya. Kehadiran Kapolda, bersama akademisi dan praktisi adalah bukti nyata dukungan Polri terhadap kesejahteraan petani,” kata Kabid Humas.

Lanjutnya, kegiatan ini juga dihadiri oleh Irwasda Polda DIY Kombes Pol Ady Wibowo, Dirreskrimum Kombes Pol FX.Endriadi, Dirbinmas Kombes Pol Tartono, serta sejumlah pejabat utama Polda DIY.

“Selain itu, perwakilan dari kelompok tani PPL Sumberrahayu, drh. Andri Prasetyo, dan Ketua Gapoktan Sumberrahayu, Haning Widi, menyampaikan aspirasi mereka dalam diskusi yang berlansung hangat.

Dengan dukungan dari akademisi UGM dan teknologi dari PT. Inastek, diharapkan riset ini dapat menjadi solusi dalam menghadapi tantangan pertanian modern.

Kami percaya, hasil riset ini akan membuka peluang baru bagi petani Kabupaten Sleman dan DIY pada umumnya untuk terus berkembang,” tutupnya.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *