https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Resmikan Wisata Tracking Susur Sungai, Wakil Bupati Danang Maharsa Berpesan Agar Kegiatan Wisata Bisa Dikelola Dengan Baik

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten SlemanKompassindonesianews.com Wakil Bupati Kabupaten Sleman, Danang Maharsa meresmikan Wisata Heritage Tracking Sobo Pedesaan atau Wisata Susur Sungai Pelang yang berada di Padukuhan Jetisan, Hargobinangun, Pakem, Sleman. Kegiatan ini merupakan program pengembangan Desa kreatif, cerdas, berkelanjutan berbasis komunitas yang digagas di tempat tersebut.

Wakil Bupati, Danang Maharsa mendukung serta mengapresiasi pembentukan wisata tracking susur sungai yang baru diresmikan di Padukuhan Jetisan ini.

Ia berpesan agar kegiatan wisata ini nantiknya bisa dikelola dengan baik, sehingga dapat berkembang serta mendatangkan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ucapnya.

” Saran saya, agar dikolaborasikan dengan wisata yang sudah ada di sekitar sini agar bisa berkembang dan bisa mendatangkan manfaat serta kesehatan bagi masyarakat,” tambah Danang.

Lebih lanjut, ia berharap peresmian wisata tracking susur sungai tersebut dapat menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya kelestarian ekosistem di wilayah aliran sungai Pelang sebagai sumber kehidupan. Mengingat Kabupaten Sleman, merupakan daerah hulu yang mengalirkan air ke seluruh wilayah DIY,” tutup Danang.

” Sementara itu, Budi Santoso Ketua kelompok masyarakat Padukuhan Jetisan menjelaskan kawasan Desa wisata yang ada di Jetisan ini nantinya juga akan mengeksplorasi dan mengenalkan sejarah warisan budaya dan potensi – potensi lainnya yang ada di kawasan tersebut. Ini, sebagai sarana branding dan memberikan kesan positif kepada wisatawan.

Untuk itu, kita juga lakukan pembinaan Karang Taruna setempat agar bisa memberikan pelayanan prima dan story telling sejarah sungai Pelang,” kata Budi.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan kawasan wisata ini, turut didukung dana CSR serta didampingi oleh Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI). Lanjutnya, AAMAI juga memberikan perlindungan asuransi public liability bagi peserta tracking susur sungai,” pungkasnya.(JN)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *