Batam, Kompassindonesianews.com —
Momentum penting bagi dunia pendidikan agama Islam di Kota Batam kembali terukir pada Selasa, 14 Oktober 2025. Bertempat di Gedung Gurindam Dinas Pendidikan Kota Batam, Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kota Batam menggelar Konferensi Daerah (KONFERDA) yang dihadiri oleh ratusan guru PAI dari berbagai jenjang pendidikan. Dalam forum yang penuh suasana kekeluargaan dan semangat kebersamaan itu, Dato’ Syafriadi, M.Pd.I, guru PAI di SMAN 1 Batam, kembali terpilih secara aklamasi untuk menakhodai AGPAII Kota Batam periode 2025–2030.

Pemilihan Dato’ Syafriadi sebagai Ketua AGPAII Kota Batam untuk kedua kalinya mencerminkan kepercayaan besar dari para musyawirin terhadap kepemimpinannya selama ini. Sosok yang dikenal visioner, komunikatif, dan konsisten dalam memperjuangkan nasib serta profesionalisme guru PAI ini dinilai mampu membawa organisasi tetap solid dan produktif dalam menjalankan visi besar AGPAII.
Dalam sambutannya setelah terpilih, Dato’ Syafriadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa kepemimpinannya bukan semata kehormatan pribadi, melainkan tanggung jawab kolektif untuk memperkuat peran guru PAI dalam membentuk karakter peserta didik. “AGPAII Batam akan terus menjadi wadah perjuangan guru-guru PAI untuk memperkuat kompetensi, memperjuangkan kesejahteraan, dan meneguhkan eksistensi pendidikan Islam yang moderat, cerdas, dan berkarakter,” ujarnya dengan penuh semangat.
Kegiatan KONFERDA turut dihadiri sejumlah tokoh penting. Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, hadir Bapak Rizal Usman, S.Pd., Ing., MM, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi guru PAI dalam membentuk karakter peserta didik di tengah era digital. “Pendidikan agama adalah benteng moral generasi muda. Kami berharap AGPAII terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan di sekolah-sekolah,” ucapnya.
Sementara itu, Ibu Magdalena Silvia, S.Mn., MM, yang hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam melalui Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis), menekankan pentingnya sinergi antara AGPAII dan lembaga-lembaga pemerintah. Ia menyebut bahwa kolaborasi yang solid akan memperkuat pelaksanaan program pendidikan agama Islam yang berorientasi pada keseimbangan antara spiritualitas, intelektualitas, dan moralitas.
Hadir pula Bapak H. Satar, S.Ag., mewakili pengurus DPW AGPAII Provinsi Kepulauan Riau, yang dalam sambutannya memberikan motivasi kepada para guru agar tetap menjaga semangat solidaritas dan profesionalisme. “AGPAII bukan sekadar organisasi profesi, tetapi wadah perjuangan intelektual dan spiritual bagi guru PAI. Semangat kebersamaan inilah yang akan menjadi kekuatan besar dalam menghadapi tantangan pendidikan ke depan,” tegasnya.
Usai pelaksanaan KONFERDA dan terpilihnya kepengurusan baru, kegiatan berlanjut pada Jumat, 17 Oktober 2025, di Golden View Hotel Bengkong Batam. Dalam suasana penuh khidmat dan semangat kebersamaan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) AGPAII Republik Indonesia bersama DPW AGPAII Provinsi Kepulauan Riau secara resmi melantik Pengurus AGPAII Kepri dan AGPAII Kota Batam periode 2025–2030.
Pelantikan tersebut menjadi simbol komitmen dan kesungguhan organisasi dalam memperkuat struktur kepemimpinan dan memperluas jejaring profesional di kalangan guru pendidikan agama Islam. Acara berlangsung penuh kekeluargaan dengan kehadiran para pengurus pusat dan daerah, tokoh pendidikan, serta para perwakilan guru dari berbagai sekolah di Kota Batam dan sekitarnya.
Dalam sambutan mewakili DPP AGPAII RI, disampaikan pesan agar seluruh pengurus yang dilantik tidak hanya berhenti pada tataran administratif, tetapi benar-benar menjadi penggerak perubahan di lapangan. Guru PAI diharapkan menjadi pionir dalam penguatan moderasi beragama, pengembangan literasi keagamaan, serta pembinaan karakter peserta didik di era modern yang penuh tantangan nilai.
Rangkaian KONFERDA dan pelantikan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran strategis guru PAI sebagai pembimbing moral bangsa. Di tengah dinamika sosial dan kemajuan teknologi yang cepat, guru agama memiliki tanggung jawab besar untuk menanamkan nilai keimanan, akhlakul karimah, serta rasa cinta tanah air kepada generasi muda.
Kepemimpinan Dato’ Syafriadi yang dikenal rendah hati namun tegas diharapkan mampu membawa AGPAII Kota Batam menuju arah yang lebih progresif dan produktif. Dengan semangat kolektif dan dukungan seluruh anggota, AGPAII Batam siap melanjutkan perjuangan mewujudkan pendidikan agama Islam yang inspiratif, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
(Laporan: Nursalim — Kompassindonesianews.com)















