https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Setahun Pemerintahan Prabowo–Gibran: Antara Janji Ekonomi dan Realita Rakyat

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Jakarta, Kompassimdonesianews.com 20 Oktober 2025  Satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran berjalan dalam situasi ekonomi global yang menantang. Pertumbuhan ekonomi nasional bertahan di kisaran 5,1 persen — stabil, namun belum cukup untuk mengangkat daya beli masyarakat kelas bawah. Program unggulan seperti makan siang gratis dan hilirisasi industri masih menghadapi kendala implementasi di lapangan.

Inflasi bahan pokok dan harga beras yang sempat naik menekan konsumsi rumah tangga. Pengamat ekonomi menilai, meski pemerintah berhasil menjaga indikator makro, kebijakan mikro seperti distribusi pangan dan perlindungan petani perlu diperkuat. “Rakyat menunggu dampak nyata, bukan sekadar target statistik,” ujar salah satu analis di Jakarta.

Tantangan ketenagakerjaan juga belum sepenuhnya teratasi. Sebagian besar pekerjaan baru bersifat informal dan berupah rendah. Pemerintah didorong untuk menyeimbangkan antara proyek besar dan kebutuhan riil rakyat agar kesejahteraan lebih merata.

Tahun kedua akan menjadi ujian penting: apakah pemerintah mampu mengubah fondasi ekonomi menjadi hasil yang dirasakan langsung masyarakat, atau terjebak dalam rutinitas administratif seperti pemerintahan sebelumnya.

( KOMARUDIN )

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *