https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Bulog Terima 6,25 Ton Jagung, Polresta Banyuwangi Beri Pendampingan Humanis pada Petani

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kompassindonesianews.com
BANYUWANGIPolresta Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian dengan memberikan pendampingan kepada petani saat menyerahkan hasil panen jagung ke Perum Bulog Kancab Banyuwangi pada Rabu (10/12/2025). Pendampingan dilakukan untuk memastikan proses berjalan tertib, transparan, serta mengedepankan pelayanan humanis.

Pendampingan tersebut melibatkan jajaran Bag SDM Polresta Banyuwangi serta Kanit Binmas Polsek Tegalsari. Mereka mendampingi pengiriman hasil panen milik H. Boiran, petani asal Tegalsari, yang pada kesempatan ini diwakili oleh putranya, Supriyadi.

Setibanya di Bulog, jagung hasil panen tersebut diterima dengan berat total 6,25 ton, dengan kualitas kadar air 13,8 persen dan aflatoksin 50 ppb. Bulog kemudian menetapkan harga pembelian sebesar Rp 6.400 per kilogram, sesuai standar pembelian yang berlaku.

Supriyadi menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan Polresta Banyuwangi. Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian memberikan rasa aman serta memastikan proses serah terima berjalan lebih teratur.

“Kami sangat terbantu dengan pendampingan ini. Terima kasih kepada Polresta Banyuwangi dan Bulog,” ujarnya.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan bahwa pendampingan kepada petani merupakan wujud nyata Polri dalam hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bidang penegakan hukum, tetapi juga dalam mendukung ketahanan pangan.

“Polri hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga mendukung sektor pangan dan membantu masyarakat dalam proses distribusi hasil panen. Kami ingin memastikan para petani merasa aman, dihargai, dan mendapat pelayanan terbaik,” tegas Kapolresta.

Ia juga menekankan bahwa sinergi antara Polresta Banyuwangi, Bulog, dan para petani menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Banyuwangi.(andi)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *