https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Wujud Ketahanan Pangan, Pasar Bela Negara Edisi 19 Bagikan Sayuran Secara Gratis

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

KABUPATEN SLEMANKompassIndonesianews.com Pasar Bela Negara edisi ke -19 kembali di gelar pada Jumat pagi 12 Desember 2025, bertempat di lapangan Pemda Sleman. Kegiatan PBN yang rutin di selenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sleman ini, menjadi ruang edukasi publik yang memadukan penguatan nilai kebangsaan, pemberdayaan UMKM, serta hiburan edukasi bagi masyarakat.

Seperti biasa, kegiatan Pasar Bela Negara ini merupakan inisiatif Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman bekerja sama dengan Carya Budhi Chatnya yang selama ini membina para UMKM yang ada di Sleman.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang transaksi produk UMKM lokal, tetapi juga sarana menanamkan nilai – nilai bela negara secara inklusif dan menyenangkan.

Berbeda sebelumnya, pada edisi kali ini PBN semangkin meriah dengan adanya stand sayuran hasil bumi yang dibagikan secara gratis kepada pengunjung dan disambut gembira oleh masyarakat yang kebetulan hadir saat acara berlansung.

” Selain Pasar Bela Negara, Kesbangpol Sleman juga mengundang puluhan anak – anak TK As Surur Prujakan yang mengikuti kegiatan outbound bela negara. Keceriaan anak – anak TK tersebut semangkin meriah, dengan adanya hiburan sulap edukasi bersama Kak Akur, yang menyampaikan dongeng perjuangan dan pesan – pesan nasionalisme melalui pertunjukan sulap interaktif.

Selain menampilkan produk UMKM, PBN juga menyelenggarakan talkshow yang di pandu oleh Lina Syafira dan Bobby Tinampi. Dalam talkshow kali ini pihak Kesbangpol Sleman mengundang, Dr. Yayuk Hidayah sebagai narasumber dia adalah seorang Training of Facilitator (TOF) Bela Negara Kementerian Hukum dan HAM RI sekaligus dosen Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang mengangkat tema mengenalkan nilai – nilai dasar bela negara sejak usia dini.

” Dalam pemaparannya, Yayuk menegaskan bahwa pentingnya memahami dan mengamalkan lima nilai dasar bela negara dalam kehidupan sehari – hari, yakni cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan awal bela negara.

Ia menambahkan, nilai – nilai tersebut bukan sekadar konsep, melainkan harus di wujudkan dalam sikap dan perilaku nyata di lingkungan keluarga, sekolah, komunitas, dan masyarakat.

Lanjutnya, penanaman nilai bela negara sejak usia dini dinilai menjadi kunci pembentukan karakter bangsa yang kuat. Melalui pendidikan, keteladanan, dan pembiasaan, generasi muda di harapkan tumbuh sebagai penerus bangsa yang berjiwa nasionalis dan patriotik siap menghadapi tantangan global.

Pasar Bela Negara di harapkan terus menjadi ruang edukasi publik yang menarik, interaktif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat karakter cinta tanah air di tengah masyarakat Kabupaten Sleman dan sekitarnya,” tutup Yayuk.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *