Garut,KompassIndonesianews.com
Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) bersama Dewan Kesenian Garut dan manajemen Garut Plaza menggelar Festival Nabeuh Bedug Ramadan 1447 Hijriah. Pada 9-10 Maret 2026 di lantai 2 Garut Plaza.
Kegiatan ini digelar untuk memeriahkan suasana Ramadan sekaligus melestarikan tradisi budaya Islam yang sudah lama hidup di tengah masyarakat.

Festival Nabeuh Bedug tersebut diikuti oleh perwakilan peserta tahun ini ada 20 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Garut. Para peserta menampilkan keterampilan menabuh bedug dengan irama yang khas, penuh semangat, dan sarat nuansa religi.
Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga bertujuan untuk menarik minat masyarakat agar kembali meramaikan kawasan Garut Plaza sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat di pusat kota Garut, terutama selama bulan suci Ramadan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut,Ir H Beni Yoga, menyampaikan bahwa seni tabuh bedug memiliki makna penting dalam kehidupan masyarakat sejak dahulu.
“Jadi seni tabuh bedug ini juga menjadi salah satu pemersatu bangsa pada zaman dahulu, artinya untuk meningkatkan tali silaturahmi dan kebersamaan di masyarakat.
Ia menambahkan, kegiatan festival ini juga menjadi salah satu upaya untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya di kawasan Garut Plaza.
“Kami juga ingin menggerakkan ekonomi yang ada di Garut Plaza ini. Sekarang kami bekerja sama dengan Garut Plaza untuk menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Garut. Yang paling utama, Garut Plaza ini dulu pernah menjadi pusat perbelanjaan di Kabupaten Garut,”
Ke depan, pihaknya berharap festival Nabeuh Bedug tidak hanya terpusat di kota, tetapi dapat diikuti oleh masyarakat dari berbagai wilayah hingga ke pelosok Kabupaten Garut, “tutupnya.
Ketua Dewan Kesenian Garut Agus Obar menambahkan bahwa seni tabuh bedug merupakan tradisi turun-temurun yang harus terus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat.
“Ini sudah menjadi tradisi turun-temurun yang harus kita jaga dan lestarikan. Kegiatan seperti ini juga bisa menjadi salah satu penunjang pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Garut. Mudah-mudahan ke depan festival ini dapat berkembang menjadi event nasional yang diselenggarakan setiap tahun, dengan peningkatan kualitas acara maupun para peserta yang mewakili masing-masing kecamatan,” ujar Agus.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pedagang Garut Plaza juga menyampaikan apresiasinya kepada Kepala Disparbud Kabupaten Garut atas dukungan dalam menghidupkan kembali kesenian tradisional tersebut.
Ia mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut yang telah memberikan dukungan penuh dalam upaya membangkitkan kembali aktivitas kesenian tradisional di Garut Plaza.
“Sejalan dengan yang disampaikan Pak Kadisparbud, kami menyambut baik kegiatan ini. Mudah-mudahan tahun depan festival ini bisa kembali digelar di Garut Plaza dengan wajah dan konsep baru, sehingga tradisi ini benar-benar dapat menjadi salah satu upaya untuk menggerakkan kembali roda perekonomian di Garut Plaza,” ujarnya.
(D Hendar)














