https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Perketat Peredaran Obat Terlarang, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sleman Lakukan Razia 3 Kali Dalam Sehari

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten SlemanKompassIndonesianews.com Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Sleman terus berinovasi dalam mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan humanis.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni, penguatan pengawasan melalui razia kamar hunian secara rutin setiap hari sebagai bagian dari deteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

” Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sleman, Lamarta Surbakti, Selasa 28 April 2026. Ia mengatakan razia kamar warga binaan kembali dilaksanakan sebagai bagian dari kegiatan rutin yang digelar tiga kali dalam sehari, yakni setiap selesai pergantian shift regu jaga,” jelasnya.

Lanjutnya, kegiatan ini dilakukan secara acak terhadap kamar hunian warga binaan guna meningkatkan efektivitas pengawasan serta menghindari pola yang mudah diprediksi. Sasaran razia meliputi barang terlarang, barang berlebihan, serta barang berbahaya yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di dalam Lapas,” tegasnya.

Selain itu, Lapas Kelas IIB Sleman juga menerapkan sistem identifikasi kamar hunian berbasis QR code. Melaui sistem ini, data penghuni kamar hanya dapat diakses oleh petugas berwenang sehingga kerahasiaan informasi warga binaan tetap terjaga.

Penerapan sistem ini diharapkan dapat meminimalisir potensi gesekan antar warga binaan akibat penyebaran informasi sensitif, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih kondusif.

Lebih lanjut, Kalapas menambahkan bahwa inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pengamanan dan pembinaan. Menurutnya, deteksi dini melalui razia rutin serta pemanfaatan teknologi menjadi langkah strategis dalam mencegag gangguan keamanan.” Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi guna mendukung terciptanya lingkungan Lapas yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga proses pembinaan dapat berjalan optimal,” tambahnya.

Melalui berbagai langkah tersebut, Lapas Kelas IIB Sleman berharap mampu menciptakan kondisi yang lebih terkendali dan harmonis di lingkungan pemasyarakatan. Upaya ini, sekaligus menjadi bagian dari penguatan pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional serta berorientasi pada aspek keamanan dan kemanusiaan,” tutup Kalapas.

(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *