https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Berita  

Bakesbangpol Sleman, Dorong Generasi Muda Perkuat Wawasan Kebangsaan

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten SlemanKompassIndonesianews.com Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelar kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan bagi generasi muda dengan tema ” Generasi Muda Sebagai Pilar Persatuan Bangsa di Era Digital “. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 7 sampai 8 April 2026, bertemat di Joglo Karyantaran, Temuwuhlor, Kalurahan Balaicatur, Kapanewon/Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Wawasan Kebangsaan Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sleman, Dwijo Anggono, Rabu 8 April 2026. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap generasi muda di wilayah Gamping ini, memiliki potensi besar dalam menjaga persatuan bangsa di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks,” jelasnya.

Lanjutnya, kita akan menuju Indonesia Emas 2045, kami berharap generasi muda benar – benar siap menghadapi berbagai tantangan kedepan. Kita tau wilayah Gamping ini sebagai wilayah perbatasan memiliki dinamika persoalan yang beragam, namun juga menyimpan banyak peluang pisitifnya,” tambahnya.

” Lebih lanjut, Anggono, juga menekankan pentingnya komitmen generasi muda dalam menjaga empat pilar kebangsaan yakni, Pancasila, UUD 45, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinnika Tunggak Ika.” Menurutnya, nilai – nilai tersebut harus terus diinternalisasikan dalam kehidupan sehari – hari termasuk dalam aktivitas di ruang digital.

Anggono, juga menambahkan dalam acara tersebut, kami juga mengundang dua orang narasumber yang memberikan pemaparan materi. Mereka adalah, Yayuk Hidayah, seorang dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), menyampaikan materi mengenai pentingnya wawasan kebangsaan bagi generasi muda. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan penuh semangat, ia mengajak peserta untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air sebagai fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sementara itu, narasumber kedua, Diasma Sandi Swandaru, dari Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada (UGM), mengulas tentang aktualisasi nilai – nilai Pancasila di era digital. Diasma, menekankan pentingnya penerapan nial gotong royong di tengah masyarakat, termasuk dalam menghadapi tantangan informasi dan interaksi di dunia maya.

Melalui kegiatan ini diharapkan generasi muda tidak hanya memahami konsep wawasan kebangsaan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan sosial maupun di ruang digital,” tutupnya.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *