https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Warga Bukit Cikasungka Terima Santunan, Wujud Kepedulian Camat Solear

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

TangerangKompassindonesianews.com  Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Aula GSG Kecamatan Solear pada Senin, 13 April 2026. Dalam momentum halal bihalal yang digelar Pemerintah Kecamatan Solear, terselip sebuah aksi nyata kepedulian sosial yang menyentuh hati: penyerahan santunan kepada anak yatim piatu dari Bukit Cikasungka, RW 09, Desa Cikasungka.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kebersamaan tidak hanya dirayakan melalui silaturahmi, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata membantu sesama. Santunan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian dan empati pemerintah kepada warga yang membutuhkan, khususnya anak-anak yang telah kehilangan orang tua.

Komarudin, yang hadir mewakili Camat Solear Rizkia Nurul Fajar, S.STP, menyampaikan bahwa sang camat berhalangan hadir karena tugas lain yang tidak dapat ditinggalkan. Meski demikian, semangat berbagi tetap tersampaikan melalui kegiatan ini.

“Pemberian santunan ini bertujuan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang orang tuanya telah tiada. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit kebahagiaan,” ujarnya.

Penyerahan santunan juga dilakukan secara langsung di Sekretariat RT 03 RW 09 Bukit Cikasungka, dengan dihadiri oleh para ketua RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para orang tua. Kehadiran berbagai elemen masyarakat tersebut semakin menambah kekhidmatan dan rasa kebersamaan dalam acara tersebut.

Ketua RW 09, Bambang Sugeng, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pihak kecamatan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Camat Solear beserta jajarannya yang telah peduli terhadap warga kami, khususnya anak-anak yatim piatu di lingkungan ini. Bantuan ini sangat berarti bagi mereka,” ungkapnya.

Momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan cerminan nilai gotong royong dan kepedulian sosial yang masih kuat di tengah masyarakat. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi berbagai pihak untuk saling berbagi dan mempererat tali persaudaraan.

Penulis: Rudy

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *