https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Bupati Humbahas Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pentingnya Menjaga Persatuan Bangsa

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Humbahas. Kompassindinesuanews.com- Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Kantor Bukit Inspirasi, Doloksanggul, Senin (1/6/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema **“Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”**. Kegiatan tersebut diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, TNI-Polri, pelajar, serta berbagai unsur masyarakat.

Bertindak sebagai Komandan Upacara, Kanit Tipiter Satreskrim Polres Humbang Hasundutan Ipda Okviansa Samosir, S.H. Sementara Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih diperankan oleh 30 anggota Paskibraka Tahun 2025. Pembacaan UUD 1945 dilakukan Ketua Komisi I DPRD Humbahas Antonius Simamora, sedangkan teks Pancasila dibacakan Wakil Ketua DPRD Humbahas Jessika Avelina Simamora.

Turut hadir dalam upacara tersebut Wakil Bupati Humbang Hasundutan Junita Rebekka Marbun, S.H., M.A.P., unsur Forkopimda, Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Adi Nugroho, S.H., S.I.K., Ketua Pengadilan Negeri Tarutung Renni Pitua Ambarita, perwakilan Kodim 0210/TU, Kejaksaan Negeri, Batalyon TP 955/HS, pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah Chiristison R. Marbun, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Oloan Paniaran Nababan membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.

Dalam pidato tersebut disampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup, tumbuh, dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pancasila disebut telah terbukti menjadi pemersatu bangsa Indonesia yang terdiri dari beragam suku, agama, budaya, dan bahasa. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat serta dinamika geopolitik global yang terus berubah, Pancasila tetap menjadi fondasi moral dalam menjaga keutuhan bangsa.

Selain sebagai dasar negara, Pancasila juga menjadi landasan Indonesia dalam menjalankan tanggung jawab konstitusional untuk ikut menciptakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Melalui nilai-nilai kemanusiaan, persatuan, dan musyawarah yang terkandung dalam Pancasila, Indonesia dinilai memiliki modal besar untuk berkontribusi dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Dalam pidato tersebut juga disampaikan ajakan kepada seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, agar menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam tindakan sehari-hari, bukan sekadar simbol ataupun teks sejarah.

Usai pelaksanaan upacara, Bupati Humbang Hasundutan memberikan apresiasi kepada seluruh ASN atas komitmen dan kinerja yang telah ditunjukkan selama ini. Apresiasi tersebut sejalan dengan capaian Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan yang kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Prestasi tersebut menjadi pencapaian yang membanggakan karena merupakan raihan WTP ke-10 secara berturut-turut yang berhasil diraih Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan.

Sebagai bentuk penghargaan, Bupati didampingi Wakil Bupati dan unsur Forkopimda menyerahkan sertifikat penghargaan kepada ASN yang berkontribusi dalam pencapaian tersebut, di antaranya Plt Inspektur Humbahas De Zon Situmeang beserta jajaran serta jajaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Humbahas.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Humbang Hasundutan diharapkan semakin memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkokoh toleransi, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

( Marhuarar Pangaribuan)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *