https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Bupati Sleman, Pancasila Harus Terus Dimaknai Sebagai Living Ideologi yang Mampu Menjawab Berbagai Tantangan Zaman

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten SlemanKompassIndonesianews.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menyelenggarakan upacara peringatan hari lahir Pancasila tahun 2026, bertempat di Lapangan Pemda Sleman, Senin (1/6/2026). Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Sleman, Danang Maharsa bertindak sebagai inspektur upacara.

Bupati Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya, beserta jajaran Forkopimda, Kepala OPD serta ASN di lingkungan Pemkab Sleman juga turut mengikuti upacara tersebut. Sedangkan proses pengibaran bendera Merah Putih dilakukan oleh, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sleman berjalan lancar dan penuh semangat.

” Dalam amanat Bupati Kabupaten Sleman yang dibacakan oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyampaikan bahwa hari lahir Pancasila merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen kebangsaan sekaligus meneguhkan nilai – nilai luhur yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

” Melalui tema ” Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia”, menjadi pernyataan tegas bahwa nilai – nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa namun juga jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi,” ujar Wakil Bupati Danang Maharsa.

Lanjutnya, ia menegaskan bahwa Pancasila harus terus dimaknai sebagai living ideologi yang mampu menjawab berbagai tantangan zaman, termasuk perkembangan teknologi, arus globalisasi, dan disrupsi dinamis.

” Lebih lanjut, Danang menjelaskan Pancasila membawa Indonesia menjadi bangsa besar dengan keragaman suku, budaya, bahasa dan adat. Saat ini kita menghadapi tantangan globalisasi dan disrupsi digital, namun berbekal Pancasila sebagai living ideologi akan membuktikan ketangguhannya,” tambah Danang.

Pada kesempatan yang sama, peringatan hari Lingkungan Hidup Sedunia juga diperingatan. Wakil Bupati mengajak untuk selalu peduli dan mencintai lingkungan dengan semangat ” Memayu Huyuning Bawono ” menjadi ajaran nilai – nilai bahwa hidup manusia tidak mungkin lepas dari lingkungan.

Bumi adalah rumah kita semua, mari jaga dan lestarikan dengan penuh cinta dan kita wariskan lingkungan yang layak untuk generasi mendatang,” tutup Danang Maharsa.

(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *