Kabupaten Sleman – KompassIndonesianews.com Pemerintah Kabupaten Sleman terus mengupayakan revitalisasi Stadion Tridadi, agar dapat dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Upaya tersebut mendapat respons positif setelah Bupati Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya, bersama jajaran pemerintah daerah bertemu langsung dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir di Jakarta beberapa waktu yang lalu.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman, Sukarmin, saat ditemui di ruangan kerjanya, Rabu (17/6/2026). Sukarmin, menyampaikan bahwa atlet – atlet asal Kabupaten Sleman sejauh ini telah memberikan kontribusi nyata bagi prestasi olahraga, baik di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya. Namun demikian, Kabupaten Sleman saat ini belum memiliki fasilitas olahraga yang berstandar nasional, terutama untuk cabang olahraga atletik.
” Lanjutnya, sebagai langkah konkret, Pemkab Sleman telah mengusulkan rencana revitalisasi Stadion Tridadi kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU), yang sebelumnya telah ditindaklanjuti lewat pertemuan dengan tim Ditjen Prasarana Strategis Kementerian PU pada April lalu.
Lebih lanjut, Sukarmin menambahkan, Pemkab Sleman berkomitmen penuh pada pembinaan atlet daerah agar siap berkiprah di ajang nasional dan internasional yang diawali dengan penyediaan fasilitas olahraga memenuhi standar nasional bahkan standar internasional jika memungkinkan,” tambahnya.
Menurutnya, sebelum bertemu Menpora, Bupati Kabupaten Sleman terlebih dahulu melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum. Dari hasil koordinasi tersebut, Pemkab Sleman diminta untuk melengkapi usulan dengan rekomendasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Langkah yang dilakukan Pemkab Sleman sudah sesuai, sebelum ke Kemenpora. Pak Bupati sudah lebih dahulu bertemu dengan Kementerian PU, dari sana kami diminta untuk mendapatkan rekomendasi dari Kemenpora,” ujar Sukarmin.
” Dalam pertemuan tersebut, Menteri Erick Thohir, menyampaikan komitmennya untuk mendukung usulan revitalisasi Stadion Tridadi, bahkan Menpora siap menerbitkan rekomendasi yang menjadi salah satu syarat pengajuan bantuan dari pemerintah pusat.
Pak Menteri Pemuda dan Olahraga, menyampaikan siap membuatkan rekomendasi untuk pengusulan revitalisasi Stadion Tridadi.” Artinya, Kemenpora sudah memberikan lampu hijau.
” Ia berharap setelah rekomendasi dari Kemenpora terbit, Kementerian PU dapat mengalokasikan anggaran untuk pembangunan Stadion tersebut, baik melalui skema pembangunan langsung oleh pemerintah pusat maupun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Yang terpenting bagi kami adalah revitalisasi Stadion Tridadi dapat terlaksana, apakah nanti berupa pembangunan langsung dari pusat atau melalui DAK, kami siap,” katanya.
Mantan Sekretaris DPUPKP Sleman ini menambahkan, dalam konsep revitalisasi yang telah disusun, Stadion Tridadi akan difokuskan sebagai Stadion atletik modern. Oleh karena itu, sejumlah perubahan desain akan dilakukan termasuk pembangunan lintasan lari berstandar internasional. Lapangan sepak bola tetap dipertahankan, namun penggunaannya lebih diarahkan untuk kebutuhan latihan. Sementara itu, kapasitas tribun penonton akan mengalami penyesuaian karena sebagaian area harus digunakan untuk pembangunan lintasan atletik. Fokus utama Stadion ini nantinya adalah atletik, untuk mewujudkan lintasan yang sesuai standar internasional sebagai tribun memang harus dikurangi sehingga kapasitas penonton menjadi lebih kecil.
Pemkab Sleman menargetkan lintasan atletik Stadion Tridadi memiliki standar internasional seperti yang dimiliki Stadion Mandala Krida Yogyakarta.
Lintasan tersebut diharapkan memperoleh sertifikasi dari federasi atletik dunia, sehingga dapat digunakan untuk penyelenggaraan berbagai kejuaraan resmi. Kami ingin lintasan atlektiknya memiliki sertifikasi internasional. Kalau itu terwujud, bukan tidak mungkin event – event atletik tingkat nasional maupun internasional bisa digelar di Kabupaten Sleman.
Selain peningkatan fasilitas olahraga, revitalisasi Stadion Tridadi juga dirangcang untuk memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitarnya. Dalam desain perencanaan, Stadion Tridadi akan dilengkapi area khusus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Fasilitas tersebut disiapkan untuk menampung para pedagang yang selama ini beraktivitas di sekitar Stadion agar lebih tertata dan nyaman, kami tetap mengedepankan kearifan lokal.” Nantinya ada area khusus UMKM, sehingga para pedagang dapat berjualan dengan lebih tertib dan lingkungan Stadion juga terlihat lebih rapi.
Kadis PUPKP menerangkan tak hanya itu, revitalisasi juga mencakup pemasangan lampu penerang Stadion, sehingga berbagai kegiatan olahraga dapat diselenggarakan pada malam hari. Dalam perencanaan sudah ada pemasangan lampu penerangan Stadion, jadi ke depan event atletik atau kegiatan olahraga lainnya tidak harus digelar pada pagi atau siang hari.
Orang nomor satu di Dinas PUPKP ini menambahkan, total anggaran revitalisasi Stadion Tridadi ini diperkirakan mencapai sekitar Rp.75 miliyar. Dengan dukungan pemerintah pusat, proyek tersebut diharapkan dapat segera direalisasikan dan menjadi salah satu pusat olahraga unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Harapan kami revitalisasi ini dapat segera terwujud sehingga Stadion Tridadi tidak hanya menjadi fasilitas olahraga yang representatif, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Sleman,” tutup Sukarmin.
(Joni)















