Kabupaten Sleman – KompassIndonesianews.com Seorang purnawirawan Polisi yang bernama, Pak Pur, ikut maju dalam pemilihan Lurah penganti antar waktu (PAW) di Magowoharjo, Kapanewon/Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Provinsi Istimewa Yogyakarta. Pur merupakan putra asli Kalurahan Maguwoharjo, merasa terpanggil untuk mengabdi di Kalurahannya.
” Yang lebih menarik, bagi banyak warga Magowoharjo, Pak Pur sering sekali disebut menyerupai mirit Presiden Prabowo Subianto karena raut wajahnya. Bahkan, saat dia berkeliling di kampung – kampung, banyak anak – anak kecil yang mengira Pak Pur sebagai orang nomor satu di Republik Indonesia ini. Namun, Pak Pur tidak merasa keberatan silahkan saja,” ucapnya saat bincang – bincang sama awak media, Jumat 10 Juli 2026.
Ia mengatakan berkomitmen untuk tidak memainkan politik uang, alasannya ia ingin maju pemilihan Lurah PAW dengan tenang atau istilah kata khas darinya loss kepada masyarakat. Ya kalau menang saya siap mengabdi, kalau belum diberi amanah ya menikmati pensiun sebagai anggota kepolisian,” katanya.
” Ngak usah nyebar uang, silahkan dicermati program saya, masyarakat menentukan,” imbuhnya lagi.
Selain kemudahan dan percepatan administrasi 15 menit selesai, bahkan ia menginginkan adanya mobil ambulans Kalurahan. Karena saat ini, belum ada kebersihan sampah juga menjadi prioritas kami, karena belum adanya pengolahan sampah yang terpusat di wilayah Kalurahan ini,” bebernya.
Untuk pemberdayaan masyarakat, Pur akan memberdayakan anak – anak muda sampai lansia, serta difabel. Dari sektor kesehatan sampai pemberdayaan keterampilan digital. Sedangkan untuk keamanan, Pur menawarkan program Magowoharjo Terang, Nyaman, dan Aman, dengan perbaikan jalan, pemasangan lampu – lampu dan CCTV di daerah rawan kejahatan.
” Yang paling penting pemerintah Kalurahan yang transparan, mengingat tiga Lurah di daerah Kapanewon/Kecamatan Depok ini terjerat kasus hukum. Kita ingin publikasi APBkal secara terbuka, laporan kegiatan setiap tiga bulan, dan forum dialog warga secara rutin,” tutup Pur.
” Seperti kita ketahui bersama, untuk perkembangan pemilihan Lurah PAW di Kabupaten Sleman saat ini, draf Peraturan Bupati pelaksanaan pemilihan Kepala Desa penganti antar waktu sudah di setujui dan saat ini berada dalam tahap penyelesaian legal drafting.
Setelah ditandatangani oleh Bupati Kabupaten Sleman, pihaknya segera menyusun schedule atau jadwal pelaksanaan meliputi tahapan sosialisasi bimbingan teknis (bimtek) kepanitiaan hingga pembukaan pendaftaran bakal calon Lurah. Diperkirakan pemilihan Kepala Desa pengganti antar waktu akan digelar paling lambat bulan September 2026.
(Joni)














