https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Jaga Stabilitas Pangan, Perum Bulog Kanwil Yogyakarta Bersama Bapanas Pantau Stok dan Harga Beras di Wilayah DIY

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

YOGYAKARTA|Kompassindonesianews.com- Dalam upaya memastikan keterjangkauan harga dan ketersediaan pasokan pangan pokok bagi masyarakat, Perum Bulog Kantor Wilayah Yogyakarta, mendampingi Badan Pangan Nasional (Bapanas) dalam merangkaikan kegiatan pemantauan stok dan harga beras secara intensif di pasar tradisional serta ritel modern.

 

Kegiatan pemantauan lapangan ini telah dilaksanakan secara berkesinambungan sejak Selasa minggu lalu di bawah koordinasi Satgas Pengawasan Harga dan Mutu Beras Wilayah Provinsi DIY,” Kata Wakil Kepala Perum Bulog DIY, Ari Isnaeni, Rabu 9 September 2026.

 

Kata Ari, Satgas ini bertugas untuk melaksanakan pengawasan harga dan mutu beras secara langsung di lapangan dengan tujuan memastikan pengendalian harga serta mutu beras yang beredar di tengah masyarakat tetap terjaga dengan baik.

 

” Lingkup pengawasan dan pemantauan ini mencakup seluruh wilayah kerja Kanwil Bulog DIY, meliputi Kota Yogyakarta, serta empat Kabupaten lainya, yakni Kabupaten Bantul, Sleman, Kulon Progo, dan Gunungkidul,” jelasnya.

 

” Dalam peninjauan terbaru yang berfokus di Kabupaten Bantul, tim gabungan dari Bapanas dan Bulog turun lansung berdialog dengan para pedagang pasar rakyat dan pengelola ritel modern.

 

Langkah ini dilakukan untuk mengecek secara riil ketersediaan beras, khususnya beras SPHP (Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan), sekaligus memastikan penjualannya di tingkat konsumen sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku serta memenuhi standar kualitas mutu yang ditetapkan,” tegasnya lagi.

 

Lanjut Ari, sinergi antara Perum Bulog, Bapanas, dan Satgas pengawasan melalui peninjauan rutin di lima wilayah Kabupaten dan Kota se – DIY ini bertujuan untuk menjamin kelancaran rantai distribusi beras SPHP agar tepat sasaran, merata, dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

 

Tutup Ari, Perum Bulog Kanwil DIY berkomitmen untuk terus menjaga ketahanan pangan daerah dengan mengoptimalkan penyaluran beras SPHP di pasar – pasar tradisional maupun ritel modern guna menjaga kondusivitas pasar dan mengendalikan inflasi daerah,” pungkasnya.

 

 

(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *