https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Diduga KADIS DIKDAK Tulang Bawang LAMPUNG BLOKIR WARTAWAN! Proyek APBN Rp 2,9 Miliar di SMK Al-Faruq Diduga Pakai Material Bekas, Humas Yayasan Coba Suap Media

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

TULANG BAWANG|Kompassindonesianews.com- Proyek Revitalisasi SMK Al-Faruq Agung Jaya, Banjar Margo, Tulang Bawang senilai Rp 2.903.316.000 dari APBN 2026 jadi sorotan. Proyek yang dikelola P2SP ini diduga dikerjakan asal-asalan dan tertutup.

Fakta di lapangan, tidak ada papan proyek. Di lokasi terlihat material bekas yang diduga dipasang dan tidak sesuai RAB. Pekerja di lokasi mengaku hanya pekerja harian dan tidak tahu soal anggaran.

Lebih parah lagi, saat dikonfirmasi, Ketua P2SP bungkam. Konfirmasi ke Kadisdik Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.STP., M.H. juga diabaikan. Nomor wartawan malah diduga diblokir.

Puncaknya, oknum Humas Yayasan Al-Faruq berinisial Jarisal diduga mencoba menyuap wartawan agar berita ini tidak naik.

Ketua PWRI Tulang Bawang, Junerdi, geram.

“Ini uang rakyat Rp 2,9 Miliar. Kalau benar kenapa takut? Kenapa papan proyek tidak ada? Kenapa blokir wartawan? Kalau benar ada upaya suap untuk bungkam media, itu sudah menghalangi kerja jurnalistik dan melanggar UU Pers No 40 Tahun 1999,” tegas Junerdi.

Masyarakat mendesak BPK, Inspektorat dan APH segera audit dan periksa proyek tersebut.

Hingga berita ini naik, Kadisdik Lampung, P2SP, dan Humas Yayasan Al-Faruq belum memberikan hak jawab. Redaksi membuka ruang klarifikasi seluas-luasnya.

Narasumber : TIM PWRI TULANG BAWANG.

 

(TIM & Hld)

Tim

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *