Kulon Progo – KompassIndonesianews.com Gebyar Inovasi Lumbung Mataram 2026 dilaksanakan pada tanggal 2-3 Oktober 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini, dilaksakan di Jogja Agro Park, Kamiri, Wijimulyo, Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, DIY. Tema yang diambil adalah ” Lumbung Mataram Mendukung Swasembada Pangan Melalui Pangan Lokal Sehat dan Berkualitas “.

” Dalam ajang lomba tersebut, Kabupaten Sleman diwakili oleh Lumbung Mataram dari Glagaharjo Cangkringan dan Widodomartani Ngemplak serta tiga KWT peserta lomba inovasi pemanfaatan lahan terbatas yaitu : KWT Teratai Mekar, Dabag Condongcatur, KWT Srikandi Mrican Caturtunggal, dan KWT Jaya Mandiri Abadi Josari Tridadi Sleman.
” Dalam pelaksanaan lomba inovasi pemanfaatan lahan terbatas ini, KWT Teratai Mekar Dabag Condongcatur, Depok Sleman berhasil menjuari juara 1 dengan nilai 883,62 disusul juara 2 KWT Laras Asri Warungboto Umbulharjo, Yogyakarta dengan nilai 852,07 dan juara 3 dari KWT Mayangsari Jambe Semin, Gunungkidul dengan nilai 848,75.
Pada hari ke 2, tanggal 3 Oktober 2026, dilaksanakan lomba kelompencapir yang diikuti oleh 5 Kabupaten dan Kota,” kata Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Liem Astuti, yang diterima awak media Sabtu 3 Oktober 2026.
” Pada kesempatan kali ini, tim Kabupaten Sleman yang diwakili oleh Junardi Sijabat, Akmal Dhiyaa Ulhaq, dan Bella Mega Pahlevi, dari Kelompok Tani Manunggal Makmur, Kalurahan Sumberadi, Kapanewon/Kecamatan Mlati, Sleman berhasil menjadi juara 1 dengan raihan nilai 500, disusul dari Kota Yogyakarta sebagai juara 2 dengan nilai 400, Kabupaten Gunungkidul sebagai juara 3 dengan nilai 350, Kabupaten Bantul dengan nilai 300, dan Kabupaten Gunungkidul dengan nilai 250,” terangnya.
” Lanjut Astuti, capaian prestasi ini menjadi bukti semangat kapasitas dan kolaborasi nyata insan pertanian Kabupaten Sleman dalam mengikuti berbagai kegiatan dalam ajang lomba dan inovasi pertanian.
Kata Astuti, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman selalu memberikan apresiasi atas setiap kontribusi dan pencapaian petani serta kelompok tani atau KWT yang terus membawa nama baik Kabupaten Sleman.
” Harapannya, dengan prestasi ini kami mampu menginspirasi petani, KWT maupun kelompok tani lainnya untuk terus belajar, berkarya, berinovasi pada sektor pertanian di Kabupaten Sleman.
Kita berharap, pertanian di Kabupaten Sleman menjadi lebih maju menjadi sektor yang menjanjikan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut Astuti, juga menambahkan selain keikutsertaan Kabupaten Sleman dalam ajang lomba dan pameran ini, Kopi Nirmalagiri yang baru saja diluncurkan turut hadir memperkenalkan cita rasa dan potensi kopi lokal Kabupaten Sleman kepada masyarakat luas,” tutup Kadis DP3.
(Joni)















