Sleman|Kompassindonesianews.com –Bupati Sleman, Harda Kiswaya, melantik 63 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman, Selasa (20/10/2026), di Pendopo Parasamya. Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penataan birokrasi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Harda menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman terus berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan penerapan sistem merit dalam manajemen aparatur sipil negara (ASN).
“Guna penerapan sistem meritokrasi, kita ingin penataan tata kelola pemerintahan yang jauh lebih baik, profesional, akuntabel dan berorientasi pada pelayanan publik,” jelas Harda.

Dalam kesempatan tersebut, Harda berharap pejabat terlantik agar memaknai tidak sekadar menjadi perubahan posisi atau peningkatan karier, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen, meningkatkan integritas dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas sebagaimana piwulang Ki Hajar Dewantara dalam trilogi kepemimpinannya.
Harda juga mengingatkan bahwa amanah jabatan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan optimalisasi pelayanan masyarakat, serta memperkuat kolaborasi agar setiap program pemerintah dapat terlaksana secara efektif dan maksimal.
“Kita mengenal falsafah “Golong Gilig”, yang mengajarkan semangat persatuan yang utuh, bulat dan tanpa sekat. Baik yang bertugas di sekretariat, dinas, kapanewon, maupun di puskesmas, kita adalah satu kesatuan yang tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Hilangkan ego sektoral dan pastikan setiap langkah memberikan hasil nyata bagi masyarakat Kabupaten Sleman,” tegas Harda.
(Joni)















