Kabupaten Sleman – Kompassindonesianews.com Kalurahan Condongcatur dengan visi dan program inovarif terbaik dengan banyak prestasi yang diraih dari Kabupaten Sleman, hal ini adalah kado yang Istimewa pada peringatan hari jadinya ke -78 tahun Kalurahan Condongcatur 2024.

Di hari ulang tahunnya ke -78 Kalurahan Condongcatur, menampilkan bermacam – macam seni yang ditampilkan saat acara berlansung di halaman Kalurahan Condongcatur, Kapanewan/Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, DIY, pada hari Kamis 26 Desember 2024.
Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, bertindak sebagai inspektur upara dan Kaur Tata Laksana Kalurahan Condongcatur, Andree Setiawan sebagai manggala upacara.
Turut hadir dalam perayaan hari jadinya ke -78 ini yaitu, Panewu Anom/ Sekretaris Kecamatan Depok, Wawan Setiawan, Direktur BUMkal Kalurahan Condongcatur, Kuwat, Ketua BPKal Kalurahan Condongcatur, H.Sunarto, Ketua LPMKal Kalurahan Condongcatur, Suswantoro, Ketua PKK Kalurahan Condongcatur, Dewi Nurlaila, Ketua Karang Taruna Bhaktiloka, Helen Juventina, tokoh masyarakat dan agama yang ada di Kalurahan Condongcatur.
Bregodo yang mengambil bagian dalam kirab dan upacara peringatan hari jadi ke -78 ini diantaranya, Bregodo Hadi Manggala dari Kring Gorongan, Bregodo Paksi Jayeng Katon, Bregodo Satra Dihardja, dan Bregodo Kromo Yudha, ke empat Bregodo ini mewakili empat Desa yang dulu dan kini telah dilebur menjadi satu Desa yaitu Desa Kalurahan Condongcatur,” kata Larah Condongcatur, Reno Candra Sangaji.
Reno, mengatakan hari ini hari jadinya ke -78 tahun Kalurahan Condongcatur, dengan tema ” Condongcatur Juara ” jujur, unggul, aman, rukun, asri, dan take line juara,” terangnya.
Lanjutnya, disini kita dalam hal melayani masyarakat itu bagaimana kita mengerti apa yang diinginkan oleh masyarakat.” Karena salah satu kebanggaan pemerintah Condongcatur, adalah bisa mengerti apa yang diinginkan oleh masyarakat,” tambahnya.
Reno, menuturkan pencapaian Kalurahan Condongcatur tahun 2024 ini, diantaranya Kalurahan meraih penghargaan dari pemerintah Kabupaten Sleman sebagai Kalurahan inovatif terbaik se – Kabupaten Sleman dan juga kami mendapat pengharagaan dari Kepala BNN RI sebagai Desa bersih narkoba ( Bersinar) dan juga pengharagaan lainnya.
Ia juga menjelaskan tentang pembangunan pendopo Kromoredjo Kalurahan Condongcatur diawal tahun 2024 silam, pendopo ini setelah di renovasi dan di resmikan oleh GKR Mangkubumi.
” Pendopo ini, pungsinya nanti untuk mengadakan acara apa saja dan abis acara ulang tahun ke -78 ini kami akan melaunching BUMDes atau BUMKal Nyawiji dengan usaha pertashop dan klinik kesehatan,” tambah Reno.
Lebih lanjut, Lurah Reno menjelaskan bahwa ini adalah upaya kita bagaimana pemerintah dan masyarakat bisa bekerjasama dan bersatu untuk memajukan dan mensejahterakan Desa atau Kalurahan Condongcatur,” tutupnya.
Berikut nama Kalurahan yang dulu belum di lebur menjadi satu yaitu
1.Kalurahan Manukan yang dulu menjadi Lurah pertamanya yaitu, Raden Mas Jayeng Sumarto.
2.Raden Mas Ngabehi Hadi Prasojo, sebagai Lurah pertama Gorongan.
3.Mas Lurah Sastra Diharja, Lurah pertama Gejayan.
4.Mas Lurah Kramaredjo Lurah pertama Kentungan.(Joni)














