https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

RSUD Sleman, Sudah Menyediakan Area Parkir Gratis Untuk Karyawan, Ambulans, dan Mitra Kerja

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten SlemanKompassIndonesianews.com Pihak Manajemen RSUD Sleman sebenarnya sudah menyediakan area parkir gratis bagi karyawan, Ambulans, dan mitra kerja, namun sayangnya belum tersosialisasikan kepada para driver Ambulans.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utaman RSUD Sleman, dr. Wisnu Murti Yani, M.Sc, saat beri keterangan kepada awak media di Kantornya Jumat 23 Januari 2026. Wisnu menjelaskan bahwa pihaknya sejak awal ada kesepakatan dengan pihak pengelola parkir di halaman depan RSUD, dan halaman belakang RSUD Sleman untuk karyawan, mitra kerja, dan Ambulans secara gratis,” terangnya.

Selain adanya area parkir gratis, di area drop off pasien di IGD dan Rawat Jalan (Lobby juga tidak di kenakakan tarif parkir apa bila driver hanya nge – drop pasien.

Wisnu menyebut, sistem parkir di area depan dan basement telah mengatur bahwa selama durasi 5-7 menit, tidak akan ditarik biaya parkir bagi semua kendaraan yang menurunkan pasien,” jelasnya.

Merespon kejadian Ambulans yang ditarik tarif parkir, ia menjelaskan bahwa itu terjadi di halaman belakang akibat tidak adanya petugas yang memfasilitasi masuknya Ambulans.

Lanjutnya, saat itu petugas di pintu masuk halaman parkir belakang sedang meninggalkan pos karena harus turun merapikan motor pasien dan karyawan yang berdesakan parkir. Sehingga, membuat driver Ambulans masuk dengan mengambil karcis. Otomatis saat keluar, driver Ambulans tersebut harus membayar agar palang terbuka,” jelas Wisnu yang juga didampingi Direktur Utama PT.Bhupendra Kira Teknologi, Fahrurrozi.

Lebih lanjut, ia menerangkan jika saja saat itu petugas standby maka seharusnya Ambulans dibukakan tanpa mengambil karcis dan akan dibukakan saat keluar.

” Oleh sebab itu, Manajemen RSUD Sleman menyampaikan permohonan maaf kepada para driver Ambulans atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat masa transisi pengaturan parkir yang sedang berjalan 3 hari saat kejadian tersebut,” terangnya.

Wisnu berjanji, kedepan para Ambulans yang masuk dapat mengambil karcis. Namun, pada saat keluar petugas jaga parkir akan membukakan palang pintu tanpa di pungut tarif parkir. Ia menyebut, pengambilan karcis saat masuk tetap dilakukan dengan tujuan agar Ambulans berhak atas perlindungan dari kehilangan atau kerusakan kendaraan selama parkir,” bebernya.

Direktur Utama RSUD Sleman mengatakan area parkir kendaraan mitra kerja seperti Ambulans di sediakan di samping barat gedung RSUD Sleman, kami akan segera memasang rambu atau papan petunjuk dalam minggu depan untuk memudahkan para mitra memarkirkan kendaraannya,” tutupnya.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *