Kabupaten Sleman – KompassIndonesianews.com Pergerakan wisatawan di Kabupaten Sleman selama libur Hari Raya Idul Fitri 2026, menunjukkan tren positif. Berdasarkan data sementara dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman hingga Selasa (24/3/2026), tercatat sebanyak 188.198 pergerakan wisatawan dari sejumlah destinasi wisata yang telah melaporkan kunjungan wisatanya.
” Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Edy Winarya, menyampaikan bahwa data tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi terus bertambah.
Lanjutnya, data ini masih sangat sementara. Karena belum seluruh destinasi wisata yang melaporkan jumlah kunjungan,” ujarnya saat dikonfirmasi Kamis 26 Maret 2026.
Lebih lanjut, ia menjelaskan mayoritas wisatawan yang berkunjung didominasi wisatawan nusantara dengan persentase mencapai 98,76 persen. Adapun asal wisatawan terbanyak berasal dari Jawa Tengah, 35,5 persen, disusul Jawa Timur 32,5 persen, serta Jawa Barat termasuk Jakarta, dan Banten 27 persen, sisanya berasal dari luar Pulau Jawa,” terangnya.
Edy juga menerangkan dari sisi destinasi tiga lokasi wisata yang paling diminati selama periode libur Lebaran tahun ini adalah kawasan Kaliadem dengan kontribusi kunjungan sebesar 32,89 persen, diikuti destinasi Candi yang dikelola oleh PT.Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko sebesar 31,80 persen, serta kawasan Kaliurang dengan 23,37 persen.
” Sedangkan puncak kunjungan wisatawan di Kabupaten Sleman, terjadi pada Senin (23/3/2026) dengan jumlah mencapai 59.682 pergerakan wisatawan dalam satu hari.
Edy menambahkan pihaknya optimistis total kunjungan wisatawan selama periode libur Lebaran tahun 2026 ini, masih berada dalam kisaran terget yang telah ditetapkan yakni 300 ribu hingga 500 ribu kunjungan,” bebernya
Ia mengakui, masih banyak destinasi wisata yang belum melaporkan data kunjungan.” Sehingga, kami optimistis angka tersebut akan terus meningkat.
Sementara itu, tingkat hunian hotel di wilayah Kabupaten Sleman selama periode 14-24 Maret 2026 tercatat berada di kisaran 40 hingga 65 persen sesuai dengan proyeksi kami dari Dinas Pariwisata Sleman.
Tentu kondisi ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata Sleman tetap menjadi salah satu tujuan utama wisatawan selama momentum libur Lebaran, khususnya bagi wisatawan domestik dari Pulau Jawa,” tutu Edy.(Joni)














