https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Berita  

Rayakan HUT Ke -14, RSA UGM Resmikan Dua Kamar Operasi Jantung Terbuka Lengkap Dengan ICU dan ICCU

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten Sleman – KompassIndonesianews.com Direktur Utama Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM), Dr.dr.Darwito, menegaskan bahwa keberadaan RSA UGM bukan untuk menyaingi rumah sakit yang ada di Yogyakarta, melainkan menjadi pelengkap layanan kesehatan yang masih sangat dibutuhkan masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menyampaikan sambutanya pada acara peringatan HUT ke -14 RSA UGM, pada Kamis (2/4/2026).

Darwito, mengatakan tingginya kebutuhan layanan kesehatan terlihat dari banyaknya pasien yang datang dari luar daerah.

Kata Darwito, pasien kami tidak hanya dari Jogja, tetapi juga dari Jawa Tengah bagian selatan, wilayah Pantura, bahkan dari Jawa Timur,” tuturnya.

Direktur Utama RSA UGM, menambahkan berdasarkan data yang ada pasien kecelakaan dari jalur Pantura banyak yang langsung di rujuk ke RSA UGM untuk penanganan ortopedi.

” Selain itu, layanan penyakit jantung juga menunjukkan respons cepat seperti pasien dari Magelang yang dapat di tangani dalam satu hari dan bisa langsung pulang.

Lanjutnya, meningkatnya jumlah pasien rawat jalan yang kini mencapai 2.500 hingga 3.000 pasien per hari mendorong RSA UGM untuk memperluas fasilitas layanan,” tambahnya.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah membuka poli khusus bagi civitas akademika Universitas Gadjah Mada dengan mekanisme dan prosedur khusus, saat ini telah tersedia enam Poliklinik khusus civitas akademika dan direncanakan akan berkembang hingga 10 poli.

Lebih lanjut, ia menuturkan penyakit jantung menjadi kasus terbanyak di RSA UGM. Untuk mengantisipasi hal tersebut, manajemen menambah dua kamar operasi jantung terbuka lengkap dengan ICU dan ICCU.

” Selain penambahan poli, penambahan sumber daya manusia juga telah dilakukan dan direncanakan mulai Mei mendatang operasi jantung sudah dapat dilakukan secara optimal.

Poli Spesialis 24 jam dan Warmindo Biogas

RSA UGM juga mulai membuka poli spesialis 24 jam sejak bulan ini, untuk mendukung layanan tersebut koperasi membuka Joglo Kumbakarna yang menyediakan layanan Warmindo 24 jam. Ia juga menambahkan menariknya Warmindo ini, menggunakan bahan bakar biogas hasil pengolahan sampah rumah tangga oleh tim teknik kimia,” bebernya.

” Inovasi ini menjadi bagian dari rencana RSA UGM untuk mengembangkan konsep Green Hospital, teknologi ini bisa diduplikasi di daerah sebagai alternatif pemecahan masalah sampah,” jalas Direktur RSA UGM.

Konsep Green Hospital ini nantinya juga melibatkan fakultas teknik dan fakultas kedokteran gigi, termasuk pengembangan poli gigi 24 jam.

Selain itu, kami juga akan berencana membangun tower baru dengan 100 kamar VIP, langkah ini diambil karena tingginya permintaan layanan VIP di Yogyakarta yang masih terbatas.

Meski demikian, ia menegaskan pelayanan di RSA UGM tidak membedakan latar belakang ekonomi pasien.

Prinsip kami adalah periksa dulu, operasi dulu, bayar belakangan, semua pasien mendapatkan pelayanan yang sama,” tutup Darwito.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *